Dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral dilingkungan Pemerintah Desa se-Kecamatan Bunguran Timur Laut, pemerintah daerah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Natuna menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).
Dalam sambutannya pada acara yang digelar di aula Kantor Camat Bunguran Timur Laut, kamis (08/08) Pagi, Boy menyampaikan apresiasi kepada BPS yang telah memilih Kecamatan Bunguran Timur Laut sebagai lokasi realisasi kegiatan Desa Cinta Statisik tersebut.
Dirinya berharap, Kecamatan Bunguran Timur Laut dapat menjadi Pilot Project program Desa Cantik, dan menjadi percontohan bagi desa-desa di kecamatan lain, sehingga kedepan setiap desa memiliki data yang terintegrasi pada satu pusat yang dikelola di tingkat kecamatan.
Lebih lanjut ditambahkan bahwa desa sebagai satuan terkecil masyarakat memiliki peranan penting diwilayahnya masing masing, sehingga desa tidak lagi menjadi objek pembangunan, melainkan sebagai subjek dan ujung tombak pembangunan. Hal ini menjadi dasar bagi memaksimalkan peran agen statistik desa.
Menurut Boy, pengelolaan dan pemanfaatan data harus selaras dengan prinsip ‘Satu Data Indonesia’, sehingga diperlukan koordinasi dan sinkronisasi penyelenggaraan statistik sampai pada tingkat desa.
Oleh karenanya, kolaborasi, dukungan serta komitmen dari semua pihak menjadi sebuah keniscayaan. Oleh karenanya, melalui kegiatan ini diharapkan kepada segenap unsur yang terlibat dapat dengan sungguh-sungguh menjalankan tugasnya, sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat bagi pelaksanaan pembangunan berkelanjutan.
Acara FGD Desa Cantik diikuti oleh seluruh perwakilan desa se-Kecamatan Bunguran Timur Laut, selain itu tampak hadir Kepala Bidang Statistik Diskominfo, Perwakilan Bapedda, para kepala desa , dan tokoh masyarakat. (Pro_kopim/Patli)
PERS, Nomor : 148346 /PRO_KOPIM/2024

